Teknopartner.id -- Penyebaran virus Corona benar-benar telah membuat kacau seluruh sendi kehidupan.
Berbagai persoalan dihadapi akibat penyebaran virus ini. Salah satunya adalah persoalan ekonomi yang menyebabkan turunnya angka penjualan dan matinya sejumlah bisnis.
Tak dipungkiri hal ini juga mempengaruhi penjualan produk berbasis teknologi. Salah satunya berdampak kepada perusahaan Samsung yang merupakan raksasa teknologi Korea Selatan.
Seperti yang kita ketahui sejak Februari lalu karena aktivitas produksi ponsel pintarnya terhambat. Lalu bagaimana dampak penyebaran virus ini terhadap perusahaan Samsung.
Ternyata dari beberapa laporan yang dirilis baru-baru ini, diketahui bahwa dampaknya terhadap Samsung tidaklah signifikan.
Bayangkan di saat krisis akibat Corona ini, Samsung bahkan memperlihatkanpendapatan kuartal pertama mereka kira-kira berada di angka 55 triliun won atau setara Rp713 triliun. Benar-benar luar biasa bukan.
Dari data year-on-year, Samsung mengalami peningkatan pendapatan sebesar 5 persen dibandingkan kuartal yang sama dari tahun lalu. Di lain sisi, keuntungan dari kegiatan operasional Samsung diprediksi mengalami kenaikan sebesar 3 persen menjadi 6,4 triliun won.
Baca juga: Tablet Huawei MatePad 10.4 yang akan diluncurkan, Lihat Spesifikasinya
Berbagai persoalan dihadapi akibat penyebaran virus ini. Salah satunya adalah persoalan ekonomi yang menyebabkan turunnya angka penjualan dan matinya sejumlah bisnis.
Tak dipungkiri hal ini juga mempengaruhi penjualan produk berbasis teknologi. Salah satunya berdampak kepada perusahaan Samsung yang merupakan raksasa teknologi Korea Selatan.
![]() |
| sumber : boleh.com |
Seperti yang kita ketahui sejak Februari lalu karena aktivitas produksi ponsel pintarnya terhambat. Lalu bagaimana dampak penyebaran virus ini terhadap perusahaan Samsung.
Ternyata dari beberapa laporan yang dirilis baru-baru ini, diketahui bahwa dampaknya terhadap Samsung tidaklah signifikan.
Bayangkan di saat krisis akibat Corona ini, Samsung bahkan memperlihatkanpendapatan kuartal pertama mereka kira-kira berada di angka 55 triliun won atau setara Rp713 triliun. Benar-benar luar biasa bukan.
Dari data year-on-year, Samsung mengalami peningkatan pendapatan sebesar 5 persen dibandingkan kuartal yang sama dari tahun lalu. Di lain sisi, keuntungan dari kegiatan operasional Samsung diprediksi mengalami kenaikan sebesar 3 persen menjadi 6,4 triliun won.
Baca juga: Tablet Huawei MatePad 10.4 yang akan diluncurkan, Lihat Spesifikasinya
Mengutip The Verge, Samsung sepertinya enggan membocorkan langsung kinerja bisnis mereka. Namun berdasarkan analisis berbagai lembaga riset, pengembangan unit chip memori sebagai komponen penting dari produk Samsung tetap memperlihatkan kinerja baik meskipun sebagian karyawan bekerja dari rumah (work from home/WFH).
Meskipun begitu, tetap saja kinerja Samsung akan terus dijadikan tolak ukur oleh industri, sebab pandemi corona belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai.
Hal ini tidak menutup kemungkinan bisnis perusahaan bakal terkena dampak melihat tutupnya beberapa toko ritel, rantai pasokan yang terpaksa terhambat, dan tentunya dari sisi finansial.
Baca juga : Bosan Di Rumah, Inilah 5 Games Android Terbaik yang Dapat Mengasah Otakmu
Dalam penanganan bencana penyebaran Covid-19 diketahui Samsung telah berkontribusi dalam bentuk donasi berupa dana dan barang yang bernilai USD 29 Juta atau sekitar Rp481 Miliar untuk pemerintah Korea Selatan dan masyarakat yang terdampak wabah corona.
Selain itu, Samsung juga telah membagikan masker dan memfasilitasi smartphone untuk para pasien yang sedang dikarantina serta bantuan ke rumah sakit berupa alat elektronik pembersih udara, serta tablet ke berbagai lembaga pendidikan untuk anak-anak yang belajar di rumah akibat penutupan sekolah-sekolah. (ah)
Selain itu, Samsung juga telah membagikan masker dan memfasilitasi smartphone untuk para pasien yang sedang dikarantina serta bantuan ke rumah sakit berupa alat elektronik pembersih udara, serta tablet ke berbagai lembaga pendidikan untuk anak-anak yang belajar di rumah akibat penutupan sekolah-sekolah. (ah)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar